Membuat Database MySQL Di Laravel

Created at by Aris Munandar

Kalau pembahasan tentang cara membuat database mysql di laravel mungkin bisa dikatakan panjang x lebar. Karena database mysql di laravel tidak hanya melingkupi query sql saja.

Di laravel jika kita mengukti kaidah standarisasi mereka maka kita akan sedikit bahkan mungkin tidak sama sekali menggunakan query sql untuk mengolah database.

Database laravel sendiri menggunakan eloquent ORM, migration, dan seeder untuk pemberian data awal pada database. Eloquent sendiri sebenarnya cukup luas untuk dibahas, jadi di artikel tutorial database mysql di Laravel ini tidak mencakup keseluruhan manfaat eloquent sehingga penulis perlu membuat tutorial di artikel yang lain untuk membahas tentang eloquent.

Pengertian Laravel Eloquent ORM

Berikut ini adalah pengertian Laravel Eloquent ORM. ORM adalah singkatan dari Object Relational Mapper dari sini kita sudah bisa bayangkan, database di olah dan dimanipulasi datanya menjadi sebuah object.

Laravel Eloquent adalah sebuah active record dalam istilah pemrograman active record adalah pattern atau pola atau bisa dikatakan sebuah konsep untuk melakukan pendekatan basis data atau database menggunakan class PHP.

Sehingga database diatur sedemikian rupa oleh class PHP pada eloquent yang memungkin kita tidak lagi secara langsung menggunakan query sql untuk melakukan manipulasi data pada basis data.

Koneksi Database MySQL Di Laravel

Untuk membuat koneksi database mysql di laravel kita perlu melakukan konfigurasi, konfigurasi ini sangat mudah, yang penting anda tau akses database yang ingin anda gunakan.

Meskipun sebenarnya laravel tidak hanya mendukung database mysql, anda bisa mencoba-coba database yang anda sukai.

Berikut ini adalah bagaimana cara konfigurasi koneksi database mysql di laravel, dimana sebagian besar cara konfigurasi koneksi database dapat dilakukan di .env.

Pertama buatlah sebuah database dengan nama tutorial seperti dibawah ini:

CREATE DATABASE tutorial;

Lalu bukalah file .env yang berada di folder root laravel anda, lalu ubah bagian ini sesuai dengan database mysql anda.

DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=tutorial
DB_USERNAME=<username mysql>
DB_PASSWORD=<password mysql>

Pada bagian yang bercetak tebal di atas disesuaikan dengan konfigurasi database anda. Selanjutnya kita periksa apakah database mysql sudah terkoneksi dengan laravel.

Baca juga: Mengatur Konfigurasi Laravel

Buka file routes/web.php lalu tambahkan kode dibawah ini:

Route::get('/test-koneksi-database', function() {
	try {
		\DB::connection()->getPdo();

		echo 'Sudah terkoneksi dengan database: ' . \DB::connection()->getDatabaseName();

	} catch (\Exception $e) {
		echo 'Belum terkoneksi database, error: ' . $e->getMessage();
	}
});Code language: PHP (php)

Selanjutnya buka browser anda dan ketikan URL seperti dibawah ini:

http://127.0.0.1:8000/test-koneksi-database

Maka akan muncul seperti tampilan dibawah ini:

cara membuat database mysql di laravel

Apabila yang keluar adalah pemberitahuan gagal koneksi database maka periksa kembali pengaturan database anda.

Membuat Table Database Di Laravel

Selanjutnya adalah membuat database di laravel. Sebelumnya penulis sarankan untuk tidak membuat database dengan cara manual atau membuat table dengan query sql. Upayakan ikuti standar laravel.

Untuk dapat membuat table database di laravel dapat menggunakan migration dan untuk mengambil data-data yang ada didalam table menggunakan model.

Penulis anggap anda sudah paham konsep MVC sehingga tidak perlu dijelaskan apa itu model.

Membuat migration & model

File migration terletak di folder database/migrations/ dimana secara default didalam folder tersebut sudah tersedia beberapa migration yaitu table users, password_resets, dan dan failed_jobs.

Untuk table users, dan password_resets digunakan ketika kita membuat auth atau login/logout. Sedangkan table failed_jobs digunakan ketika kita menggunakan queue, dimana apabila ada queue yang gagal akan masuk log di table failed_jobs. Namun disini kita tidak membahas antara auth dan queue, sehingga abaikan saja.

Untuk membuat migration bisa dengan menggunakan perintah artisan seperti dibawah ini.

php artisan make:migration create_<nama table>_table

Dan untuk membuat model bisa dengan perintah dibawah ini:

php artisan make:model namaModel

Namun ditutorial ini kita akan menggunakan perintah yang instan, dimana otomatis akan tercipta file model beserta migration, sebagai contoh di tutorial ini akan membuat sebuah table dengan nama table siswa, berikut ini caranya.

php artisan make:model Siswa --migration

Dari perintah diatas akan tercipta 2 file, yaitu file migration siswa yang terletak di folder database/migrations dan model Siswa yang terletak di folder app/Http/Models.

File model Siswa akan terhubung langsung ke table siswa dan kita akan coba membuat data sederhana dengan beberapa field atau kolom yang dibutuhkan.

Selanjutnya adalah membuat table database mysql di laravel dengan menggunakan migration. Buka file migration yang tadi sudah dibuat, lalu tambahkan nama field beserta tipe datanya seperti dibawah ini.

$table->string('nis', 50);
$table->string('nama', 100);Code language: PHP (php)

Maka apabila dilihat kodenya secara lengkap akan seperti dibawah ini:

<?php

use Illuminate\Database\Migrations\Migration;
use Illuminate\Database\Schema\Blueprint;
use Illuminate\Support\Facades\Schema;

class CreateSiswasTable extends Migration
{
    /**
     * Run the migrations.
     *
     * @return void
     */
    public function up()
    {
        Schema::create('siswas', function (Blueprint $table) {
            $table->id();
            $table->string('nis', 50);
            $table->string('nama', 100);
            $table->timestamps();
        });
    }

    /**
     * Reverse the migrations.
     *
     * @return void
     */
    public function down()
    {
        Schema::dropIfExists('siswas');
    }
}
Code language: HTML, XML (xml)

Selanjutnya agar table siswa serta field atau kolom nis dan nama tersebut tercipta didatabase anda perlu menjalankan perintah migration seperti dibawah ini:

php artisan migrate

Karena secara default di laravel sudah ada beberapa file migration seperti yang penulis sebutkan diatas tadi, maka migration-migration tersebut juga dieksekusi secara bersamaan dengan migration yang tadi kita buat.

menjalankan migration di laravel database

Contoh seperti gambar diatas apabila migration yang tadi kita buat sudah dieksekusi dengan perintah migrate tadi. Selanjutnya silahkan cek kembali database anda.

Perhatikan table dibawah ini, terdapat nama table siswas, karena secara otomatis laravel akan menambahkan huruf “s” diakhir sebagai bentuk plural.

table database mysql di laravel

Dan gambar dibawah ini adalah nama filed atau kolom yang sudah dibuat tadi.

Kolom database table di mysql laravel

Karena table dan field sudah kita buat maka selanjutnya adalah menyiapkan data awal.

Membuat seeder data

Sebelum mulai penulis ingin menjelaskan sedikit apa itu seeder atau seed, kalau kita terjemahkan kedalam bahasa Indonesia maka artinya adalah benis atau bibit.

Dari situ kita sudah pahami bahwa seeder digunakan untuk membentuk data awal atau data bawaan, bisa juga untuk dummy data. Contoh kasusnya data awal bisa digunakan sebagai user awal untuk memasuki sistem yang sudah dibuat.

File seeder terdapat di folder database/seeders, untuk dapat membuatnya gunakan perintah dibawah ini.

php artisan make:seeder SiswaSeeder

Perintah diatas akan membuat file seeder dengan nama SiswaSeeder karena digunakan untuk table siswa maka penulis menggunakan penamaan SiswaSeeder.

File tersebut berada di folder database/seeders/SiswaSeeder.php, untuk dapat membuat dummy data bukalah file tersebut lalu panggil model Siswa.

use App\Models\Siswa;Code language: PHP (php)

Selanjutnya untuk membuat dummy data letakan kode dibawah ini didalam method run().

$siswa = new Siswa;
$siswa->nis = '002020121101';
$siswa->nama = 'Aris Munandar';
$siswa->save();Code language: PHP (php)

Maka kode lengkapnya akan seperti dibawah ini.

<?php

namespace Database\Seeders;

use Illuminate\Database\Seeder;

// Panggil model Siswa
use App\Models\Siswa;

class SiswaSeeder extends Seeder
{
    /**
     * Run the database seeds.
     *
     * @return void
     */
    public function run()
    {
        $siswa = new Siswa;
        $siswa->nis = '002020121101';
        $siswa->nama = 'Aris Munandar';
        $siswa->save();
    }
}Code language: HTML, XML (xml)

Lalu selanjutnya daftarkan file seeder anda ke DatabaseSeeder.php dimana file tersebut letaknya masih sama dengan file SiswaSeeder.php. Tambahkan kode dibawah ini didalam method run().

$this->call(SiswaSeeder::class);Code language: JavaScript (javascript)

Sehingga tampilan kode secara keseluruhan didalam file DatabaseSeeder.php akan menjadi seperti dibawah ini:

<?php

namespace Database\Seeders;

use Illuminate\Database\Seeder;

class DatabaseSeeder extends Seeder
{
    /**
     * Seed the application's database.
     *
     * @return void
     */
    public function run()
    {
        // \App\Models\User::factory(10)->create();

        $this->call(SiswaSeeder::class);
    }
}Code language: HTML, XML (xml)

Nah sebelum kita eksekusi dummy data didalam seeder tersebut penulis ingin menjelaskan sedikit perintah seeder data. Ada beberapa cara yaitu:

php artisan db:seed

Perintah diatas digunakan untuk mengeksekusi keseluruhan file seeder yang sudah di daftarkan didalam DatabaseSeeder tadi.

php artisan db:seed --class=NamaSeeder

Sedangkan perintah diatas ini untuk mengeksekusi file seeder secara spesifik sesuai dengan nama class seeder yang dibuat.

Lalu ada juga dimana anda dapat membuat atau mereload (menghapus dan membuat ulang) database secara keseluruhan dibarengi dengan input data dari seeder dengan perintah berikut ini.

php artisan migrate:refresh --seed

Karena penulis hanya ingin membuat data utuk table siswa tadi maka penulis akan menjalankan seeder secara spesifik sesuai dengan file seeder yang tadi kita buat yaitu dengan perintah seperti dibawah ini.

php artisan db:seed --class=SiswaSeeder

Jika sudah dan berhasil selanjutnya perintah database anda, berikut ini adalah tampilan isi dari table yang datanya dibuat oleh seeder tadi.

dummy database

Data created_at dan updated_at secara otomatis akan di input berdasarkan waktu ada membuat dan mengupdate data anda didalam table tertentu.

Membuat data dummy dengan factory

Hmm kalau dipikir-pikir mengetik isi database satu persatu didalam file seeder buang-buang waktu kalau hanya digunakan sebagai data dummy. Lalu solusinya adalah menggunakan factory model.

Factory model adalah salah satu fitur laravel dimana dummy data dapat digenerate secara otomatis tanpa kita perlu mendefisikannya satu-per-satu.

File factory tersimpan di folder database/factories, sebagai contoh adalah UserFactory.php yang berada didalam folder tersebut. UserFactory.php digunakan untuk membuat dummy user, kurang lebih seperti itulah caranya.

Untuk membuat model factory anda dapat menjalankan perintah dibawah ini.

php artisan make:factory <nama model>Factory

Namun karena kita sudah memiliki model Siswa sehingga kita bisa melakukan inisiasi model Siswa ke dalam file Factory.

php artisan make:factory SiswaFactory --model=Siswa

Jika sudah tekan enter maka otomatis file SiswaFactory akan berada di database/factories/SiswaFactory.php dimana didalamnya model Siswa sudah di inisiasi, perhatikan bagian atas file SiswaFactory terdapat penggalan kode dibawah ini:

use App\Models\Siswa;Code language: PHP (php)

dan turun beberapa baris kode akan nampak penggalan kode dibawah ini.

protected $model = Siswa::class;Code language: PHP (php)

Itu artinya model Siswa sudah terpointing dengan SiswaFactory, selanjutnya tinggal kita mendefisinikan dummy data didalam method definition() seperti dibawah ini.

return [
    'nis' => $this->faker->numerify('##########'),
    'nama' => $this->faker->name
];Code language: PHP (php)

Pada bagian numerify() gunakan simbol ‘#’ untuk menentukan berapa jumlah angka yang akan di acak. Kurang lebih secara keseluruhan kode yang ada di file SiswaFactory seperti dibawah ini:

<?php

namespace Database\Factories;

use App\Models\Siswa;
use Illuminate\Database\Eloquent\Factories\Factory;

class SiswaFactory extends Factory
{
    /**
     * The name of the factory's corresponding model.
     *
     * @var string
     */
    protected $model = Siswa::class;

    /**
     * Define the model's default state.
     *
     * @return array
     */
    public function definition()
    {
        return [
            'nis' => $this->faker->numerify('##########'),
            'nama' => $this->faker->name
        ];
    }
}Code language: HTML, XML (xml)

Selanjutnya buka kembali file SiswaSeeder.php dan edit sedikit bagian method run() menjadi seperti dibawah ini.

public function run()
{
    Siswa::factory()->count(3)->create();
}Code language: CSS (css)

Pada bagian count(3) itu adalah jumlah data yang ingin dibuat atau di input ke database, dimana penulis akan menginput 3 jumlah data secara acak ke database. Berikut ini kode lengkap SiswaSeeder.php:

<?php

namespace Database\Seeders;

use Illuminate\Database\Seeder;

// Panggil model Siswa
use App\Models\Siswa;

class SiswaSeeder extends Seeder
{
    /**
     * Run the database seeds.
     *
     * @return void
     */
    public function run()
    {
        Siswa::factory()->count(3)->create();
    }
}Code language: HTML, XML (xml)

Setelah itu jalankan kembali file SiswaSeeder dengan cara perintah dibawah ini.

php artisan migrate:refresh --seed

Perintah diatas digunakan untuk membersihkan atau reload data sebelumnya lalu menjalankan data seeder. Lalu cek database anda maka akan terisi seperti gambar dibawah ini:

dummy data dengan model factory laravel

Data diatas mungkin tidak dengan data yang ada didatabase anda, karena sifatnya random atau acak. Jika sudah benar datanya masuk maka anda sudah berhasil membuat dummy data.

Sebetulnya fitur factory ini akan panjang jika di ulas lebih dalam, namun penulis berniat untuk membuatkan di sesi yang lain agar fokus membahas tentang factory.

Selanjutnya untuk menampilkan data dari database mysql di laravel akan ada di artikel berikutnya, semoga pembaca sekalian mengikuti seri tutorial Laravel ini, terima kasih.

Comments

Congrats, you have the opportunity to be the first commenter on this article. Have questions or suggestions? Please leave a comment to start discussion.

Leave comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

118000631

118000632

118000633

118000634

118000635

118000636

118000637

118000638

118000639

118000640

118000641

118000642

118000643

118000644

118000645

118000646

118000647

118000648

118000649

118000650

118000651

118000652

118000653

118000654

118000655

118000656

118000657

118000658

118000659

118000660

118000661

118000662

118000663

118000664

118000665

118000666

118000667

118000668

118000669

118000670

118000671

118000672

118000673

118000674

118000675

118000676

118000677

118000678

118000679

118000680

118000681

118000682

118000683

118000684

118000685

118000686

118000687

118000688

118000689

118000690

118000691

118000692

118000693

118000694

118000695

118000696

118000697

118000698

118000699

118000700

118000701

118000702

118000703

118000704

118000705

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000701

128000702

128000703

128000704

128000705

128000706

128000707

128000708

128000709

128000710

128000711

128000712

128000713

128000714

128000715

128000716

128000717

128000718

128000719

128000720

128000721

128000722

128000723

128000724

128000725

128000726

128000727

128000728

128000729

128000730

128000731

128000732

128000733

128000734

128000735

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

138000426

138000427

138000428

138000429

138000430

138000431

138000432

138000433

138000434

138000435

138000436

138000437

138000438

138000439

138000440

138000431

138000432

138000433

138000434

138000435

138000436

138000437

138000438

138000439

138000440

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

208000356

208000357

208000358

208000359

208000360

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000386

208000387

208000388

208000389

208000390

208000391

208000392

208000393

208000394

208000395

208000396

208000397

208000398

208000399

208000400

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000406

208000407

208000408

208000409

208000410

208000411

208000412

208000413

208000414

208000415

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

208000421

208000422

208000423

208000424

208000425

208000426

208000427

208000428

208000429

208000430

228000051

228000052

228000053

228000054

228000055

228000056

228000057

228000058

228000059

228000060

228000061

228000062

228000063

228000064

228000065

228000066

228000067

228000068

228000069

228000070

238000211

238000212

238000213

238000214

238000215

238000216

238000217

238000218

238000219

238000220

238000221

238000222

238000223

238000224

238000225

238000226

238000227

238000228

238000229

238000230

news-1701