Cara Install WordPress di cPanel

Sebelum kita memulai cara install WordPress di cPanel ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang apa itu wordpress. WordPress adalah platform atau CMS untuk membuat website dengan sangat mudah dan bahkan bisa dilakukan tanpa pengetahuan teknis (coding).

Kemudahan WordPress selain itu adalah dukungan pengembang yang selalu up-to-date, selain itu WordPress memiliki ribuan themes dan plugin yang bisa kita gunakan apabila kita membutuhkan sesuatu di website tanpa perlu coding sehingga memungkinkan kita sebagai orang awam dapat membuat website sesuai dengan keinginan sendiri.

Langkah-langkah Cara Install WordPress

Sampai disini penulis asumsikan bahwa anda sudah memiliki cPanel, atau jika anda belum memiliki hosting cpanel bisa klik disini untuk membeli hosting cPanel di Niagahoster.

Selanjutnya jika anda sudah memiliki cPanel silahkan masuk ke cPanel anda dan ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Step 1: Melalui Softaculous Apps Install

Scroll ke bagian Software di cPanel lalu pilih Softaculous Apps Installer seperti gambar dibawah ini.

cPanel Software

Step 2: Pilih WordPress

Setelah masuk ke halaman Softaculous Apps Installer maka otomatis anda akan dihadapkan ke beberapa platform website yang bisa anda install, perhatikan pada gambar dibawah ini.

Cara Install WordPress di Cpanel Bagian 2

Silahkan klik WordPress, atau jika tidak muncul seperti gambar diatas maka klik pada menu Blog -> WordPress, seperti gambar dibawah ini.

Cara Install WordPress di Cpanel Bagian 3

Jika sudah maka anda akan dibawa ke halaman instal wordpress seperti pada gambar dibawah ini.

Cara Install WordPress di Cpanel Bagian 4

Jika sudah klik Install Now seperti pada gambar di atas.

Step 3: Mengatur Informasi Website dan Akun

Mengatur informasi website dan akun adalah salah satu cara install WordPress di cPanel, yang dimaksud penulis disini adalah informasi seperti nama website, domain, dan akun yang digunakan untuk masuk ke dalam CMS sehingga anda dapat mengatur website melalui panel admin WordPress.

Langkah pertama adalah mengatur domain yang ingin menggunakan WordPress dan versinya, tentunya sudah otomatis mengarah ke yang terbaru, seperti di gambar dibawah ini penulis telah diarahkan secara otomatis menggunakan versi 5.8.

Selanjutnya adalah menyetel informasi website dan juga akun admin yang digunakan untuk masuk ke panel admin seperti gambar dibawah ini.

  • Site Name adalah nama website atau blog anda.
  • Site Description bisa dikatakan sebagai slogan atau deskripsi singkat tentang website anda.
  • Enable Multisite (WPMU) digunakan jika anda ingin membangun beberapa website dalam satu platform WordPress, abaikan saja jika tidak diperlukan.
  • Disable WordPress Cron adalah fungsi core atau internal wordpress yang biasanya digunakan untuk mengecek pembaruan (jika ada), pembaruan tersebut termasuk core wordpress dan juga plugin yang anda gunakan (abaikan saja).
  • Admin Username dan Admin Password digunakan untuk informasi akun masuk ke panel admin, silahkan buat password seaman mungkin.
  • Admin Email juga termasuk informasi akun, dan anda akan menerima informasi2 terakit dengan yang terjadi pada website anda seperti komentar dan lain sebagainya.

Silah kolom-kolom tersebut di isi sesuai dengan website yang ingin anda bangun menggunakan WordPress.

Lalu pada langkah selanjutnya adalah mengatur bahasa dan menentukan plugin yang ingin digunakan, plugin di Softaculous hanya menampilkan beberapa saja yang bersifat mengamankan, sehingga jika anda ingin menginstallnya langsung pada saat install WordPress atau nanti pun tidak masalah.

Pada bagian Bahasa silakan pilih sesuai bahasa yang anda inginkan, untuk bagian plugin ada beberapa pilihan.

  • Limit Login Attempts (Loginizer) digunakan untuk menangkal serangan brute force atau percobaan dengan kata sandi acak, misalnya dibatasi 3 kali, apabila sudah 3 kali percobaan maka IP yang digunakan attacker akan di blokir, sehingga anda harus berhati-hati juga dalam menggunakan plugin tersebut.
  • Classic Editor digunakan untuk mengaktifkan Editor yang lama, atau Klasik, karna editor WordPress sekarang ini menggunakan Gutenberg Editor, tapi penulis sarankan gunakan Gutenberg editor karna lama-lama akan terbiasa.
  • Install LiteSpeed Cache, LiteSpeed Cache ini tersedia apabila hosting anda menggunakan LiteSpeed untuk membantu dalam management Caching.

Langkah terakhir adalah pemilihan template awal, template awal digunakan untuk tampilan pertama kali, anda dapat menggantinya nanti setelah selesai install wordpress di cpanel.

Ada beberapa pilihan template seperti gambar diatas, sebagai contoh penulis menggunakan Twenty Twenty-One. Jika anda sudah memilihnya anda dapat memasukan email di bagian Email installation details to dibawah tombol Install, tujuannya agar informasi akun anda dikirim ke email tersebut. Jika sudah lalu klik Install.

Berikut ini adalah gambar progress install WordPress di cPanel menggunakan Softaculous.

Jika sudah selesai maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Step 4: Masuk Ke Halaman Panel Admin WordPress

Pada langkah terakhir silahkan anda pergi ke domain.com/wp-admin, wp-admin ini adalah path umum jika kita menggunakan wordpress maka halaman admin berada di wp-admin tersebut.

Masuklah menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya, demikianlah cara install wordpress di cPanel, anda dapat mengatur website/blog sesuai dengan yang anda inginkan, dapat menggunakan template darimana saja selama template tersebut diperuntukan untuk WordPress.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.