Tutorial Multidimensional Array Di PHP

Created at by Aris Munandar

Multidimensional array di PHP pada dasarnya sama dengan di bahasa pemrograman lainnya. Multidimensional array adalah array yang memiliki kedalaman lebih dari satu elemen, yang artinya didalam elemen ada array lagi.

Untuk lebih memahami perbedaan antara array satu dimensi dengan array multidimensi.

$array = [1,2,3,...];Code language: PHP (php)

Atau…

$array = [
    'satu' => 1,
    'dua' => 2,
    'tiga' => 3,
    ...
];Code language: PHP (php)

Kedua jenis diatas adalah array satu dimensi, dimana hanya adalah satu kunci dan satu nilai, sedangkan pada elemen array satu kunci bisa berupa array, dan seterusnya.

Sebagai contoh multidimensional array di PHP seperti pada contoh kode dibawah ini.

<?php 

$array = [
    ['satu', 1],
    ['dua', 2],
    ['tiga', 3]
];

print_r($array);Code language: HTML, XML (xml)

Untuk melihat perbedaannya, berikut ini adalah hasil dari kode diatas.

Array
(
    [0] => Array
        (
            [0] => satu
            [1] => 1
        )

    [1] => Array
        (
            [0] => dua
            [1] => 2
        )

    [2] => Array
        (
            [0] => tiga
            [1] => 3
        )
)Code language: PHP (php)

Terlihat bahwa ada array didalam array, itulah yang disebut dengan multidimensional array, dimana masing-masing array berperan untuk menyimpan data.

Menambahkan elemen di multidimensional array

Untuk menambahkan elemen baru pada multidimensional array di php, caranya masih sama dengan menggunakan array satu dimensi.

Baca juga: Tutorial Array Di PHP

Contoh kode dibawah ini adalah bagaimana menambahkan elemen baru di multidimensional array.

<?php 

$array = [
    ['satu', 1],
    ['dua', 2],
    ['tiga', 3]
];

$array[] = ['empat', 4];Code language: HTML, XML (xml)

Jika diperhatikan, ada satu elemen tambahan yang memiliki index 3 dengan elemen array, maka index 3 tersebut akan ditambahkan seteleh index 2.

Menghapus elemen dari multidimensional array

Untuk dapat menghapus elemen dari multidimensional array di PHP, anda dapat menggunakan fungsi unset(), fungsi built-in di PHP yang bisa anda gunakan tanpa harus menambahkan library lain. Berikut ini adalah contoh cara menghapus elemen dari multidimensional array.

<?php 

$array = [
    ['satu', 1],
    ['dua', 2],
    ['tiga', 3]
];

unset($array[2]);

print_r($array);Code language: HTML, XML (xml)

Pada kode diatas, elemen yang memiliki index ‘tiga’ akan dihapus, karena elemen tersebut juga memiliki index dengan nilai 2.

Hasilnya sebagai berikut.


Array
(
    [0] => Array
        (
            [0] => satu
            [1] => 1
        )

    [1] => Array
        (
            [0] => dua
            [1] => 2
        )
)Code language: PHP (php)

Cara mengakses multidimensional array

Mungkin untuk mengakses multidimensional array di PHP agak sedikit sulit, tergantung kedalaman elemen array itu sendiri, karena akan ada banyak index yang harus kita ketahui.

Baca juga: Tutorial Associative Array Di PHP

Contoh, berikut ini adalah cara untuk mengakses elemen dari multidimensional array.

<?php 

$array = [
    ['satu' => 1],
    ['dua' => 2],
    ['tiga' => 3],
];

print_r($array[1]['dua']); // Output: 2Code language: HTML, XML (xml)

Untuk dapat mengakses multidimensional array, anda harus mengetahui index mulai dari index pertama atau root, sampai index yang memiliki nilai yang anda cari.

Iterasi multidimensional array dengan foreach

Fungsi foreach() digunakan untuk melakukan perulangan array dengan mudah, alih-alih menampilkan elemen multidimensional array di PHP dengan satu-persatu, anda dapat melakukan perulangan menggunakan foreach(), sebagai contoh.

<?php 

$numbers = [
    ['satu', 1],
    ['dua', 2],
    ['tiga', 3]
];

foreach ($numbers as $number) {
    foreach ($number as $value) {
        echo $value . '<br>';
    }
}Code language: HTML, XML (xml)

Maka hasil dari kode diatas adalah sebagai berikut.

satu
1
dua
2
tiga
3

Demikian tutorial bagaimana menggunakan multidimensional array atau array multi-dimensi, dengan menggunakan array anda lebih mudah mengatur data yang akan anda gunakan dari pada harus menyimpannya kedalam variabel satu-persatu.

Semoga tutorial ini bermanfaat, jika ada pertanyaan, tinggalkan komentar dibawah ini.

Comments

Congrats, you have the opportunity to be the first commenter on this article. Have questions or suggestions? Please leave a comment to start discussion.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Discover more from Bahasaweb.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading