Logika IF ELSE pada PHP

Telah sampai kita pada tutorial logika IF ELSE pada PHP, sebagai yang awam tentu kita pasti bertanya apa itu IF ELSE dan bagaimana cara penulisannya. Disini kita akan ulas dalam satu halaman lengkap untuk mengenal lebih tentang logika IF ELSE pada PHP.

Pengertian logika if else pada PHP

Dalam bahasa pemrograman manapun, logika IF ELSE ini tentu pasti selalu digunakan, lantas yang menjadi pertanyaan adalah apa bedanya dengan bahasa pemrograman lain, “tidak ada bedanya” hanya penulisannya saja berbeda. Lalu apa itu IF ELSE? IF ELSE adalah suatu struktur logika untuk membuat pencabangan alur program.

Contoh sederhanya adalah pada suatu pernyataan dalam dunia nyata, berikut ini:

Jika kamu bekerja keras, maka kamu akan berhasil!

Dari kutipan diatas termasuk logika pencabangan dalam bahasa pemrograman, bagaimana itu bisa terjadi? mari kita bahas lebih dalam.

if else pada php
Ilustrasi IF ELSE PHP

Dalam kondisi, “Jika kamu bekerja keras” maka “kamu akan berhasil!”, dalam kondisi pertama jika terpenuhi “bekerja keras” maka tentu akan menghasilkan pernyataan “berhasil!”, lalu bagaimana jika “tidak bekerja keras?” tentu kamu akan “gagal!”, kurang lebih sederhanya seperti itu, mari kita tuangkan dalam bahasa pemrograman sederhana.

IF "bekerja keras" THEN
     // akan berhasil!
ELSE
    // akan gagal!

Lihat penggalan kode diatas tentu ini sangat mudah bukan?

Penulisan Logika IF pada PHP

Jika kamu benar-benar memahami maksud diatas tentu sampai disini tidak akan kesulitan untuk melanjutkan, sebab ini seharusnya masih sangat sederhana. Baiklah, mari kita lanjutkan, kali ini lebih ke prakteknya.

Untuk penulisan logika “IF” dibutuhkan satu atau lebih kondisi, dimana kondisi-kondisi ini yang akan melakukan proses pengambilan keputusan dengan menggunakan operator perbandingan.

Baca juga:  Jenis-jenis Operator Perbandingan PHP

Contoh penulisan kode program logika IF pada PHP.

<?php

$rudi = 'pria';

if($rudi == 'pria')
{
     echo 'Rudi adalah seorang pria';
}

?>

Dari penggalan kode diatas terlihat bahwa yang menjadi pertanyaan adalah jika “rudi” adalah “pria” maka akan menampilkan teks “Rudi adalah seorang pria”.

Penulisan Logika Else Pada PHP

Seperti dijelaskan diatas apabila kondisi pertama tidak terpenuhi maka akan melompati kondisi tersebut dan akan melakukan proses berikutnya, yaitu “else”, contohnya:

<?php

$rudi = 'wanita';

if($rudi == 'pria')
{
    echo 'Rudi adalah seorang pria';
}
else
{
    echo 'Rudi bukan seorang pria';
}

?>

Pada awal pembahasan ialah yang menjadi pertanyaan dalam kondisi tersebut menanyakan apakah rudi seorang “pria” atau “wanita”, parameter penentu terletak pada variabel $rudi, karna isi dari variabel $rudi telah diubah menjadi wanita, maka kondisi pertama tidak terpenuhi, lalu akan melakukan lompatan ke proses selanjutnya dan menghiraukan proses sebelumnya karna tidak terpenuhi sehingga akan menampilkan pesan “Rudi bukan seorang pria”.

Penulisan Logika ELSE IF pada PHP

Setelah kita pahami materi diatas selanjutnya adalah pembahasan mengenai ELSE IF pada PHP. Loh, lalu apabedanya dengan IF ELSE? baiklah, IF ELSE hanya menampilkan satu kondisi dengan dua pernyataan yang berbeda, sedangkan ELSE IF mampu menampung lebih dari satu kondisi.

Baca juga:  Pengertian Tipe Data Array

Maksudnya adalah apabila kondisi pertama tidak terpenuhi lalu program akan melakukan proses kondisi berikutnya, maka jika kondisi kedua juga tidak terpenuhi barulah melompat ke pernyataan “else” dimana program akan mengeksekusi yang paling akhir.

Contoh kode program ELSE IF pada php:

<?php

$rudi = 'wanita';

if($rudi == 'pria')
{
    echo 'Rudi adalah seorang pria';
}
else if($rudi == 'wanita')
{
    echo 'Rudi adalah seorang wanita';
}
else
{
    echo 'Hah? Lalu apa jenis kelamin rudi?';
}

?>

Dilihat dari keseluruh kode diatas tentu sudah dapat dibayangkan penggunaan if else dan else if ini untuk apa, selain itu anda juga dapat bereksplorasi sendiri dalam mempelajari logika if else dan else if php yaitu dengan mencoba logika if else bersarang, maksudnya if didalam if.

Aturan Penulisan Struktur IF ELSE pada PHP

Selain bagaimana cara menulis IF ELSE dan ELSE IF, php menyediakan beberapa aturan cara penulisan struktur IF ini, yaitu dengan beberapa cara selain menggunakan tanda kurawal  “{ // code }”, berikut ini contohnya:

Tanpa menggunakan tanda kurawal:

<?php

$rudi = 'pria';

if($rudi == 'pria')

    echo 'Rudi adalah seorang pria';

?>

Dari kode diatas bisa diliat penggunaan logika IF php meski tanpa menggunakan kurawal tetap akan di proses, hanya saja apabila pernyataan yang terdapat pada IF tersebut lebih dari satu maka harus menggunakan tanda kurawal. Jadi dengan menghilangkan tanda kurawal ini hanya diperuntukan untuk logika IF yang sederhana.

Dengan menggunakan titik dua “:”;

<?php

$rudi = 'pria';

if($rudi == 'pria'):

    echo 'Rudi adalah seorang pria';

endif;

?>

Jika dengan menggunakan titik dua “:” maka IF harus di akhiri dengan “endif” yaitu pengganti penutup seperti kurawal, selain itu dengan menggunakan titik dua “:” logika if juga bisa digunakan untuk penggunaan IF ELSE:

<?php

$rudi = 'wanita';

if($rudi == 'pria'):

    echo 'Rudi adalah seorang pria';
else:

    echo 'Rudi bukan seorang pria';

endif;

?>

Dengan menggunakan metode penggunaan titik dua, logika IF ELSE juga bisa dipakai untuk kondisi berikutnya ELSE IF, silahkan untuk meng-eksplorasi sendiri yah :p