Cara Penulisan Kode CSS

Created at by Aris Munandar

Masih di tutorial css dasar, kali ini kita akan membahas mengenai aturan cara penulisan kode css, jika sebelumnya sudah paham selector pada css, silahkan dilanjutkan, namun jika belum paham silahkan baca tutorial sebelumnya.

Dalam penulisan kode css ada berbagai cara yang bisa digunakan, namun yang perlu diingat bahwa css bukanlah sebuah bahasa pemrograman tetapi css tetap memiliki aturan cara penulisan kode css sama seperti sintaks lainnya.

Cara Penulisan Kode CSS

Penulis perlu membahas sedikit tentang selector, namun yang akan dibahas cara mendefinisikan selector agar dapat bekerja dengan kode css. Pada tutorial sebelumnya telah dibahas bahwa sebuah selector dapat berupa tag html itu sendiri atau bisa juga didefinisikan dengan menggunakan atribut class dan atribut id. Silahkan perhatikan gambar dibawah ini.

cara penulisan kode css

Dari gambar diatas sudah jelas bahwa selector bisa berupa tag html, atribut class dan atribut id. Namun perlu diingat bahwa apabila menggunakan atribut id pada sebuah tag html maka hanya dapat digunakan sekali saja, berbeda dengan class, anda dapat mendefinisikan sebuah class lebih dari satu di tag html.

Contoh penulisan selector dengan tag html…

<h1>Contoh Penulisan CSS</h1>Code language: HTML, XML (xml)

Maka penulisan sintaks css sebagai berikut…

h1 {
     color: yellow;
}Code language: CSS (css)

Contoh penulisan selector dengan atribut class…

<h1 class="nama-selector">Definisi Selector Class</h1>Code language: HTML, XML (xml)

Maka penulisan sintaks css sebagai berikut…

.nama-selector {
      color: yellow;
}Code language: CSS (css)

Contoh Penulisan selector dengan atribut id…

<h1 id="nama-selector">Definisi Selector ID</h1>Code language: HTML, XML (xml)

Maka Penulisan sintaks css sebagai berikut…

#nama-selector {
      color: yellow;
}Code language: CSS (css)

Lalu misalkan muncul sebuah pertanyaan, bagaimana syarat cara penulisan kode css untuk penamaan selector?

Selector sebenarnya sama saja dengan variabel, yaitu dengan menggunakan huruf diawal, tidak boleh mengandung spasi, maka untuk pemisahnya bisa menggunakan simbol strip “-” (tanpa petik) atau garis bawah “_” (tanpa petik), selain itu penamaan selector bersifat case-sensitive, maka boleh lebih teliti lagi untuk mendefinisikan sebuah selector.

Aturan Penulisan Kode CSS

Ada beberapa aturan penulisan kode css yang perlu dipahami, aturan-aturan ini mempermudah dalam melakukan koding kode css. Kadang jika menggunakan atribut class yang lebih dari satu kita hanya ingin menentukan gaya dari beberapa tag html bersarang dimana masing-masing anak dari tag html tersebut berbeda gaya meskipun penamaan selectornya sama. Berikut ini semua penjelasan mengenai aturan penulisan kode css.

Universal Selector

Maksud dari universal selector ini seperti sebuah variabel global, yakni kita akan menentukan semua tag html memiliki gaya yang sama tanpa perlu menulis satu persatu selector tag tersebut. Yaitu dengan menggunakan simbol bintang.

* {
    color: black;
}Code language: CSS (css)

Selector Turunan

Jika pada sebuah tag html didalamnya terdapat tag html (nested/bersarang) sebenarnya untuk mengatur tag didalam tag bersarang tersebut bisa dengan menggunakan tag sebelumnya atau tag parent, namun terkadang kita ingin berbeda dengan tag sebelumnya, misalkan tag <ul> didalamnya terdapat tag <em>, sebagai berikut:

ul em {
    color: yellow;
}Code language: CSS (css)

Cara diatas akan mempengaruhi seluruh tag <em> yang ada didalam tag <ul> dan tidak peduli meskipun tag <em> diawali dengan tag lainnya.

Selector Anak/Child

Berbeda dengan selector turunan, selector child/anak ini hanya akan berfungsi jika tag tersebut benar-benar berada pada dibawah tag parent. Bagaimana jika didahului dengan tag lain? jawabannya, tidak bisa. Contohnya sebagai berikut:

body > p {
    color: black;
}Code language: CSS (css)

Selector atribut class

Selector dengan atribut class sering digunakan, karena sifatnya tidak tunggal, maksudnya seperti penjelasan diatas, yaitu dapat digunakan lebih dari satu pada setiap tag html. Cara penulisannya sebagai berikut:

.black {
    color: black;
}Code language: CSS (css)

Namun selector class sebenarnya dapat dibatas juga, misalkan menggunakan selector class sama pada tag yang berbeda, contohnya pada tag <h1 class="black"> dan <p class="black"> dimana anda hanya ingin menentukan sebuah gaya css pada tag h1, caranya sebagai berikut:

h1.black {
    color: black;
}Code language: CSS (css)

Selain itu anda dapat menggunakn atribut tag dengan nilai lebih dari satu, contohnya sebagai berikut:

<h1 class="center bold>Contoh Heading Center dengan Teks Bold</h1>

Lalu penulisan kode css-nya sebagai berikut…

.center {
    text-align: center;
}Code language: CSS (css)
.bold {
    font-weight: bold;
}Code language: CSS (css)

atau…

.center.bold {
    text-align: center;
    font-weight: bold;
}Code language: CSS (css)

Selector Atribut ID

Seperti lawa dikatakan bahwa atribut ID hanya dapat digunakan sekali pada setiap file di HTML, karena ID bersifat seperti primary variabel atau variabel kunci. Namun cara penggunaannya sama seperti atribut class bedanya adalah tanda yang digunakan, berikut ini contohnya:

#black {
    color: black;
}Code language: CSS (css)

Grouping Selector

Apa maksud dari grouping selector? grouping selector adalah apabila sebuah tag atau nama class atau ID yang digunakan memiliki kesamaan, kita dapat melakukan grouping dari masing-masing tag atau class atau ID, contohnya apabila ingin menentukan warna yang sama pada tag heading h1, h2, dan h3.

h1, h2, h3 {
    color: black;
}Code language: CSS (css)

Multiple Style Rules

Maksud dari multiple style rules yaitu apabila sebuah selector memiliki gaya yang berbeda contohnya antara warna teks dan background element, kita dapat menggunakan metode multiple style rules, dan ini adalah cara yang benar yang bisa kita gunakan secara bersamaan, sehingga tidak perlu penulis selector perbaris. Berikut ini contohnya.

body {
    background-color: black;
    color: white;
}Code language: CSS (css)

Jika dilihat sintaks css diatas, sebuah aturan penulisan kode css diakhiri dengan tanda titik koma “;” (tanpa petik), maksudnya adalah untuk mengakhiri gaya tersebut pada tiap-tiap aturan gaya.

Demikianlah tutorial cara penulisan kode css, cara diatas bisa langsung dipraktekan dalam penulisan kode css pada proyek belajar. Tutorial akan dilanjutkan pada tutorial berikutnya.

Comments

Congrats, you have the opportunity to be the first commenter on this article. Have questions or suggestions? Please leave a comment to start discussion.

Leave comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000526

article 138000527

article 138000528

article 138000529

article 138000530

article 138000531

article 138000532

article 138000533

article 138000534

article 138000535

article 138000536

article 138000537

article 138000538

article 138000539

article 138000540

article 138000541

article 138000542

article 138000543

article 138000544

article 138000545

article 138000546

article 138000547

article 138000548

article 138000549

article 138000550

article 138000551

article 138000552

article 138000553

article 138000554

article 138000555

article 138000556

article 138000557

article 138000558

article 138000559

article 138000560

article 138000561

article 138000562

article 138000563

article 138000564

article 138000565

article 138000566

article 138000567

article 138000568

article 138000569

article 138000570

article 138000571

article 138000572

article 138000573

article 138000574

article 138000575

article 138000576

article 138000577

article 138000578

article 138000579

article 138000580

article 138000581

article 138000582

article 138000583

article 138000584

article 138000585

article 158000416

article 158000417

article 158000418

article 158000419

article 158000420

article 158000421

article 158000422

article 158000423

article 158000424

article 158000425

article 158000426

article 158000427

article 158000428

article 158000429

article 158000430

article 158000431

article 158000432

article 158000433

article 158000434

article 158000435

article 158000436

article 158000437

article 158000438

article 158000439

article 158000440

article 208000436

article 208000437

article 208000438

article 208000439

article 208000440

article 208000441

article 208000442

article 208000443

article 208000444

article 208000445

article 208000446

article 208000447

article 208000448

article 208000449

article 208000450

article 208000451

article 208000452

article 208000453

article 208000454

article 208000455

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000436

208000437

208000438

208000439

208000440

208000441

208000442

208000443

208000444

208000445

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000286

article 228000287

article 228000288

article 228000289

article 228000290

article 228000291

article 228000292

article 228000293

article 228000294

article 228000295

article 228000296

article 228000297

article 228000298

article 228000299

article 228000300

article 228000301

article 228000302

article 228000303

article 228000304

article 228000305

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 238000281

article 238000282

article 238000283

article 238000284

article 238000285

article 238000286

article 238000287

article 238000288

article 238000289

article 238000290

article 238000291

article 238000292

article 238000293

article 238000294

article 238000295

article 238000296

article 238000297

article 238000298

article 238000299

article 238000300

sumbar-238000256

sumbar-238000257

sumbar-238000258

sumbar-238000259

sumbar-238000260

sumbar-238000261

sumbar-238000262

sumbar-238000263

sumbar-238000264

sumbar-238000265

sumbar-238000266

sumbar-238000267

sumbar-238000268

sumbar-238000269

sumbar-238000270

sumbar-238000271

sumbar-238000272

sumbar-238000273

sumbar-238000274

sumbar-238000275

sumbar-238000276

sumbar-238000277

sumbar-238000278

sumbar-238000279

sumbar-238000280

sumbar-238000281

sumbar-238000282

sumbar-238000283

sumbar-238000284

sumbar-238000285

sumbar-238000286

sumbar-238000287

sumbar-238000288

sumbar-238000289

sumbar-238000290

news-1701